Rangkaian Kata Hati
Inspirasi adalah nyawa saya dan Berkarya adalah Hidup saya.
Minggu, 12 Oktober 2014
Ungkapan Perasaan#1
Bersembunyi dalam sebuah kesalahan dan tak tau apa yang dibicarakan orang-orang di belakang layar. kalau kita bersembunyi, suatu saat pun pasti kita akan ketahuan. lebih baik kita membuka kedok dan mendapat sindiran pedas daripada bersembunyi akhirnya ketahuan. lebih baik kita di caci maki oleh beberapa orang daripada di caci maka oleh seluruh penghuni dunia karna kesalahan yang kita buat. sebuah kesalahan itu wajar jika kita belum mengetahui arti dari kata salah. tetapi jika kita sudah merasakan betapa sakitnya hati ketika di caci maki karna sebuah kesalahan, pelan-pelan kita akan mengerti tentang arti dari kata salah. dan kita akan berbenah mengintropeksi diri . apalagi ketika saat kita menjadi seorang pemimpin, ketika kita tidak bisa menjalankan amanah menjadi seorang pemimpin,. beberapa ungkapan hati dari orang orang yang baru pertama kali menjadi pemimpin "ya aku tahu aku kurang bertanggung jawab, aku kurang tegas, aku tidak bisa menjadi seorang pemimpin, aku lalai dalam menjalankan tugas, dsb" sebagian orang menyebut itu suatu kesalahan. padahal kalau kita kaji lebih jelas, itu bukan kesalahan. melainkan sebuah proses menuju suatu kesuksesan. wajar orang yang masih awam menjadi seorang pemimpin berkata seperti yang di atas. orang-orang yang baru pertama kali menjadi pemimpin itu seharusnya di bimbing dan di tunjukkan ke arah yang benar agar mereka bisa memimpin dunia . jadi intinya orang yang bersalah itu tidak selamanya bersifat salah. dan orang yang salah itu bisa menjadi orang yang benar ketika mendapat suatu bimbingan dan slalu mengintropeksi diri.
Kamis, 09 Oktober 2014
Story Part 1
gak terasa sekarang aku sudah beranjak ke kelas 2 SMA. banyak lagi ilmu yang akan aku dapatkan disekolahku tercinta itu. senang sekali rasanya kembali masuk kesekolah setelah libur akhir semester kemarin. dan karna aku banyak mengikuti organisasi, aku jadi harus menjalankan kewajibanku sebagai orang yang ada di dalam organisasi. dan organisasi yang aku ikuti yaitu Osis,Rohis, dan PMR. di osis aku menjadi wakil koor dari komisi.H . sedangkan di Rohis aku hanya menjadi anggota biasa. kalau di PMR, dulu aku hanya menjadi anggota unit Umum.
"visi saya : menjadi Anak palang merah remaja yang Jujur, Tanggung Jawab, kreativ,
Mandiri, Unggul, tolong menolong, ramah dalam memberikan pengarahan, dan
berbudaya palang merah
***
Hari ini, seluruh anggota PMR di kumpulkan. Ntah mau membicarakan apa . dan kami pun ngumpul di Kelass 12.IPS.3 .
"mau ngapain ni?" tanyaku pada temanku
"gak tau. tapi mungkin pemilihan ketua PMR" jawabnya
"ha, dadakan kali ya."
"iya iya"
dan guru pembina PMR ku pun mulai berbicara sepatah dua patah kata di depan.
"Assalamualaikum Wr.Wb . selamat siang. Hari ini kenapa ibu kumpulkan kalian disini karna hari ini kita ada pemilihan Ketua PMR beserta inti-inti nya. dan hari ini juga akan diadakannya Visi Misi dari Bakal Calon Ketua PMR. yang ikut andil dalam Pemilihan ini yaitu yang pasti nya semua anak kelas 11 nya." ungkap bu pembina .
aku terkejut mendengar pemberitahuan itu." kenapa semua anak kelas 11 harus ikut mencalonkan? visi dan misi saja belum aku persiapkan. " bisik ku dalam hati.
"bagi kelas 10 yang ingin mencalonkan diri sebagai ketua PMR silahkan. Dan bagi semua calon Ketua, ibu kasih waktu selama 30 menit untuk mempersiapkan visi dan misi nya"
"Dalam 30 menit? apa aku bisa membuat visi misi dalam waktu yang sangat singkat itu? tapi aku akan berusaha." bisik ku
30 menit sudah berlalu . saat nya semua calon ketua sudah harus siap dalam penyampaian visi misi ini.
dan aku dapat urutan yang ke 8 dalam menyampaikan visi misi. gugup sekali....
"selanjutnya Yusa Alisa Putri" kata kakak yang menjadi moderator dalam pemilihan itu.
dan aku pun berdiri dari dudukku memulai dengan pembukaan dan mulai menyampaikan visi misi...
"visi saya : menjadi Anak palang merah remaja yang Jujur, Tanggung Jawab, kreativ,
Mandiri, Unggul, tolong menolong, ramah dalam memberikan pengarahan, dan
berbudaya palang merah
misi saya :
1. Mengembangkan program tri bakti serta memberikan pengarahan.
2. Menyediakan variasi pembelajaran yang empatik dan menyenangkan.
3. Mengembangkan pemahaman terhadap aturan.
4. Memberikan kesempatan bersosialisasi pada lingkungan kepalang merahan."
dan setelah menyampaikan visi dan misi aku pun mengakhiri nya dengan penutupan .
lega sekali rasanya aku sudah menyampaikan visi dan misi ku. sambil mengelus dada aku pun duduk kembali ke kursi ku.
"Baiklah.. semua visi misi dari calon ketua sudah di sampaikan secara bagus . hasil nya akan ibu umumkan minggu depan. dan kita kembali berkumpul di kelas ini lagi. sekian terimakasih. Assalamualaikum Wr.Wb" ucap Ibu pembina.
***
seminggu sudah berlalu.. aku teringat hari ini adalah hari pengumuman siapa yang menjadi Ketua PMR tahun 2014/2015. sejenak aku berharap kalau aku yang menjadi ketua. tetapi sejenak lagi aku ragu ketika aku yang terpilih menjadi ketua apakah aku bisa.. tapi aku tidak mau membahas hal itu. serahkan saja semua pada Allah.. Allah lebih tau yang mana yang terbaik.
sampailah disekolah. di kelas aku sangat gelisah , aku tak ingin memikirkan ini tetapi aku tetap tidak bisa mengelak kalau aku gelisah. aku tak sabar menunggu hasil keputusannya..
dan akhirnya bel sekolah sudah dibunyikan. tanda pulang sekolah akhirnya tiba . dan aku bersama kawan ku sama-sama beranjak pergi ke kelas 12 IPS.3 untuk menyaksikan hasil keputusannya..
dan ibu pembina pun masuk ke kelas. membawa hasil keputusannya..
aku sudah sangat gelisah. tapi aku mencoba tenang dan mendengarkan hasil itu dengan seksama..
"Assalamualaikum. baiklah tanpa memperpanjang waktu lagi Ibu akan sampaikan hasil keputusan nya." ucap nya sambil membuka buku hasil keputusan.
"dan yang menjadi ketua PMR Masa Bhakti 2014/2015 adalah........
YUSA ALISA PUTRI." ujar bu pembina .
aku yang sedari tadi mendengarkan merasa tidak percaya dan tanpa sadar aku menyubit pipiku sendiri . dan rasanya sakit. ternyata ini nyata. bukan mimipi....
"kepada Yusa, apakah bisa menerima?" tanya ibu kepadaku.
aku ragu, ingin menerima atau tidak. tetapi jika aku tidak menerima berarti aku membuang kesempatan menjadi seorang pemimpin..
"baiklah bu. Bismillah, saya terima" ungkapku dengan menghelakan nafas yang panjang.
"Alhamdulillah. dan hari ini ketua PMR kita yang baru adalah Yusa. selamat untuk yusa dan anak anak ibu yang lain yang ikut berpartisipasi dalam organisasi PMR ini, semoga PMR kita bisa lebih maju dari sebelumnya. Amin" ujar nya.
dan semua nya pulang kerumah masing-masing.
di jalan, aku masih memikirkan . apakah aku bisa menjadi seorang pemimpin? sedangkan aku masih orang awam yang belum pernah memimpin sekalipun. dan inilah wewenang pertama kali ku. aku berdoa semoga aku bisa memimpin organisasi ini dengan baik. walaupun ini adalah yang pertama, tapi i believe, i can do this! bismillah, berdoa dan berusaha sekuat tenaga.. :)
CONTINUE STORY PART 1
"PING!"
"PING!"
"PING!"
Dentuman PING itu membuyarkan lamunan ku. aku langsung menatap layar hp melihat siapa yang sedari tadi sibuk menghubungiku. "oh. Athi..." ujarku.
"kenapa ti?"
"sore ini temenin aku ya."
"kemana?"
"udah ikut aja, ntar aku jemput. jam 4 ontime. oke."
"yaudah deh. ntar kabarin aja kalo udah depan rumah"
"sip"
begitulah percakapan ku lewat BBM bersama teman karib ku yang disapa Athi. dialah sahabat yang selalu ada di samping aku saat aku senang maupun sedih.
***
waktu telah menunjukkan pukul 15.50. "10 menit lagi jam 4, aku siap-siap dulu" bisikku pelan.
dan aku pun bergegas siap-siap untuk pergi menemani Athi. ntah mau kemana dan apa tujuannya nanti. tapi aku mencoba tak penasaran dan tak mau perduli dengan apa yang di lakukan nya nanti.
dan bbm ku pun berbunyi..
"ni otw. tunggu depan rumah"
"ok" tulisku.
dan aku pun menunggu nya di teras halaman rumah ku sambil memainkan game kesukaan ku di gadget purple kesayanganku. dan tak lama aku bermain game, Athi pun datang dan membunyikan klakson sepeda motor nya. dan aku pun keluar dari pagar.
"mau kemana?"tanyaku
"lihat saja nanti" ujarnya sambil tersenyum
"yaudah deh" ucapku .
ntah mau kemana dia. aku mulai sedikit penasaran. tapi tidak memperlihatkan wajah penasaran ku. dan aku berdiam saja di belakang .
"ni udah sampai yus." ujarnya menyetopkan sepeda motor nya.
"ha? taman kota?" ujar ku dengan raut muka aneh
"iya. taman kota" katanya meyakinkan
"di taman kota mau ngapain? selfie?" tanyaku dengan nada ketawa mengejek
"hhaa. ya enggak lah. rugi.. masa iya ke taman kota cuma buat selfie" ucapnya
"trus apa dong?"
"udah . dari pada penasaran mending langsung ikut aku" menarik tanganku dan membawa ku ke dalam taman kota
"i..iyaa deh.."
sampailah kami di dalam taman kota. dan kami berhenti di depan pohon yang lumayan besar. ku lihat dari kejauhan ada sesosok lelaki yang sedang duduk di dekat kursi sebelah pohon itu, tetapi dia duduk membelakangi kami sehingga aku tak bisa melihat wajahnya.
"apa maksudnya ti?" tanya ku
"tu lihat aja sendiri" jawabnya
"suer. aku betul-betul gak ngerti"
"yaudah deh. yok kesana"
"eh tapi...
pembicaraan ku langsung teralihkan ketika aku melihat lelaki itu mengalihkan pandangan nya kepadaku. walau dari jauh tetapi terlihat jelas sekali.
muka tak asing yang sangat ku kenal. yang sangat aku rindukan sejak dulu. dan dia melambaikan tangan nya kepada ku seraya menghampiriku .
"hai" ucapnya sambil menyodorkan tangan nya padaku.
Aku terdiam. merasa tak percaya dengan ini semua. ingin ku cubit pipiku membuktikan apakah ini nyata atau hanya mimpi belaka. tapi rasanya tak mungkin untuk ku melakukan itu sekarang. karna di depan ku sudah ada dia. dia yang selama ini aku kagumi.tapi sepertinya ini nyata. dia ada disini. di depan ku. aghh apa yang harus aku lakukan sekarang?.......
Sabtu, 20 September 2014
hati beku
hari dingin seperti ini kita membutuhkan secangkir teh untuk menghangatkan tubuh kita.. begitu juga dengan hati, perlu ada seseorang yang menghangatkan hati yang beku akibat dinginnya perasaan. tahukah kau? saat hati ini beku adakah niatmu tuk menghangatkannya kembali? kurasa tidak. secercah pun tak ada.. aku selalu menunggumu di setiap dinginnya keadaan. tapi, kau seperti itu. lelah?, iya. mencoba bertahan? entahlah~ tidak pasti.
Rabu, 17 September 2014
Hai & Bye
Hai orang yang pernah aku suka.. apa kabar? gak nyangka ya kita bertemu lagi di persimpangan jalan hidup ini . sekarang kok rasanya kita sangat dekat ya? ada apa dengan cerita ini? dulu kita hanya berdiam diri saja, mengenal, tapi tak bisa berbicara sepatah kata pun. tapi sekarang? wow.. sangat berkebalikan ya.. aku senang sekali kita seperti ini...
***
Bye orang yang pernah aku suka.. semoga kau baik baik saja nantinya. sekarang kita sangat berjauhan. sedih rasanya tak seperti kemaren. tapi, biarlah. biarlah kenangan manis yang sebentar itu kita simpan rapat rapat dalam hati kita. waktu pasti akan mempersatukan kita kembali jika keadaannya memungkinkan kita untuk kembali..
Entah Kenapa?~
Dia, entah kenapa hanya dia yang terselip dihatiku. entah kenapa hanya dia yang menguasai otak ini. seakan tak ada lelaki lain yang mengarungi dunia fana ini. wajahnya selalu terbayang di kepala ini sampai terbawa ke alunan melody mimpi. dan senyumnya... oh,senyumnya yang selalu menggetarkan dinding hati ini. entah kenapa aku sangat sangat mengagumi nya. mengagumi semua tentang nya.. tapi, entah kenapa aku hanya berani mengaguminya.. tak berani untuk menyentuh hati nya.. berdekatan dengan nya saja pun aku tak berani....entah kenapa?~
Selasa, 16 September 2014
Word Story 1
Menunggu dan menunggu, terdiam disini menanti datangnya waktu. entah sampai kapan penantian ini akan selesai. terkadang kata bosan dan lelah itu terngiang di kepala. bukan hanya lelah menunggu waktu, tetapi juga lelah hati. mungkin sudah bertahun-tahun aku menunggumu . menyukai mu sekian lamanya itu bukanlah hal yang mudah.. tapi entah kenapa sampai detik ini pun rasa suka itu begitu menggila sampai tak bisa ku kendalikan. aku begitu mengagumimu. tapi rasa ini belum bisa aku ungkapkan. mungkin suatu saat, menunggu suatu hal yang katanya indah pada waktunya.~
Langganan:
Komentar (Atom)